Posted by : Bryan Nuril Inzaghi Kamis, 20 November 2014

PENGERTIAN OSI LAYER


OSI adalah singkatan dari Open System Interconnection.Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan.

Manfaat dari OSI Layer:
1. membuat peralatan vendor yang berbeda dapat saling bekerja sama.
2. membuat standarisasi yang dapat di pakai vendor untuk mengurangi kerumitan
3. standarisasi interfaces
4. modular engineering
5. kerjasama dan komunikasi tekhnologi yang berbeda
6. memudahkan pelatihan network

 Model OSI terdiri dari 7 layer :

  • Application
  • Presentation
  • Session
  • Transport
  • Network
  • Data Link
  • Physical   


LAYER APPLICATION (Layer 7)
 Layer ini adalah yang paling ‘cerdas’, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka (baca bagian berikutnya untuk informasi yang lebih jelas tentang kedua hal tersebut). Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application. 

• Fungsi lain Layer Presentation (Layer 7)
– Interface antara jaringan dan s/w aplikasi
– Contoh : Telnet, HTTP, FTP, WWW Browser, SMTP Gateway / Mail Client.
Contoh dari Application layer >> 
>> Gateway <<

Network components >>
>> *Gateway <<

Protocols >>
* DNS; FTP
* TFTP; BOOTP
* SNMP; RLOGIN
* SMTP; MIME;
* NFS; FINGER
* TELNET; NCP
* APPC; AFP
* SMB


LAYER PRESENTATION (layer 6) 

model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer ini.


Presentation Layer >>

  • Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi .
Fungsi dari presentasi layer adalah
  • Membuat dan memelihara struktur data  
  •  Translating karakteristik terminal ke bentuk standard

Contoh dari Pressentation layer >>

  • Gateway


Network components >>

  1. Gateway
  2. Redirector


Protocols >>

Virtual Terminal Protokol (VTP)
merupakan contoh dari protokol pada Presentation layer.



SESSION LAYER  (layer 5)
 Merupakan layer kelima pada model referensi OSI layer. Lapisan ini membuka, merawat, mengendalikan dan melakukan hubungan antar simpul. Pada layer ini data di transfer dengan jernih dan terkait antara satu dengan yang lain, tetapi kualitas data tersebut akan mengalami delay, through-put. Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut session.


Fungsi Session Layer 

  • Bertanggung jawab untuk membentuk, mengelola, dan memutuskan session-session antar-layer diatasnya.
  • Kontrol dialog antar peralatan / node.
  • Koordinasi antar sistem-sistem dan menentukan tipe komunikasinya (simplex, half dulplex, full duplex)
  • Menjaga terpisahnya data dari banyak aplikasi yang menggunakan jaringan. Ex : SQL


Fungsi lain Layer Session >>

  • Mempertahankan data dari berbagai aplikasi yang digunakan
           Contoh : OS dan Penjadwalan suatu aplikasi

Contoh dari Session layer >>


lumajangbro.blogspot.com


Network components >>

  • Gateway

Protocols >>

  1. NetBIOS 
  2. Names Pipes 
  3. Mail Slots 
  4. RPC



TRANSPORT LAYER (layer 4)

layer keempat pada model referensi OSI layer. Layer ini mampu memberikan layanan berupa Multiduplexing dan Demultiduplexing, sehingga pada layer ini memungkinkan sebuah host dapat melayani lebih dari satu proses.

Fungsi Transport Layer >>


  • Melakukan segmentasi dan menyatukan kembali data yang tersegmentasi (reassembling)
    dari upper layer menjadi sebuah arus data yang sama
  • Menyediakan layanan tranportasi data ujung ke ujung.
  •  Membuat sebuah koneksi logikal antara host pengirim dan tujuan pada sebuah internetwork yang
    Bertanggung jawab menyediakan mekanismemultiplexing.
  •  Multiplexing = teknik untuk mengirimkan danmenerima beberapa jenis data yang berbeda sekaligus pada saat yang bersamaan melaluisebuah media network saja.
Contoh dari transport layer >> 
B-router 



Network components >>

  • Gateway
  • Advanced Cable Tester
  • Brouter
Protocols >>   
  • TCP, ARP, RARP
  • SPX
  • NWLink
  • NetBIOS / NetBEUI 
  • ATP


NETWORK LAYER (layer 3)

Merupakan layer ketiga pada model referensi OSI layer. Layer ini berfungsi sebagai mengantarkan paket ketujuan, yang dikenal dengan Routing.
Layer ini mengontrol paket yang akan dikirim ke data link layer dengan cara mencari route yang paling murah dan cepat. 
Layer ini mengontrol paket yang akan dikirim ke data link layer dengan cara mencari route yang paling murah dan cepat. 
 
Fungi Network Layer 

  • Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket.
  • Logical Addressing
  • Mengirimkan alamat network
  • Tidak peduli dimana lokasi suatu host berada & isi paket data yang dibawa, karena L3 hanya peduli dengan network itu berada dan cara terbaik untukmencapainya dan Menentukan lokasi network.
  • Mengangkut lalu lintas antar peralatanyang tidak terhubung secara lokal   

Contoh dari Network layer >>

B-router 



Network components >>

  1. Brouter
  2. Router
  3. Frame Relay Device
  4. ATM Switch
  5. Advanced Cable Tester
Protocols >>    
  1. IP; ARP; RARP, ICMP; RIP; OSFP;
  2. IGMP.
  3. IPX
  4. NWLink
  5. NetBEUI
  6. OSI 
  7. DDP
  8. DECnet  

DATA LINK LAYER (layer 2)
layer kedua pada model referensi OSI layer. Pada layer ini data diterima dari network layer berupa Paket yang kemudian diencapsulasi menjadi Frame, dengan memberikan layer-2 header.Dan kemudian dikirim ke phisycal layer untuk diteruskan ke penerima.
Pada penerima, layer ini mengubah Byte menjadi Frame, frame header akan dilepas (dekapsulasi), kemudian dikirim ke network layer menjadi Paket.
Pada penerima, layer ini mengubah Byte menjadi Frame, frame header akan dilepas (dekapsulasi), kemudian dikirim ke network layer menjadi Paket.    

Fungsi Datalink >>


  • Mengkomuninasikan bit ke bytes dan byte ke frame
  • Menerima perangkat media berupa MAC Addressing
  • Deteksi error dan recovery error
  • Menyediakan transmisi phisik dari data 
  • Menangani notifikasi error, topologi jaringan, flow control
  • Memastikan pesan-pesan akan terkirim melalui alat yang sesuai di LAN menggunakan hardware address (MAC)
  • Media Access Control (MAC), 24 bit vendor code dan 24bit serial numbernya.     


  • Menerjemahkan dari layer network diatasnya ke bit-bit layer phisik dibawahnya
  •  Menambahkan header yang terdiri dari alamat h/w
    sources & destination (semacam informasi kontrol)
  •   Jika ada frame dari hardware address yang tidak tercatat di filter tablenya maka akanmelakukan broadcast ke semua segmennya & akan mengupdate filter tablenya.
  • Melakukan format pada pesan atau data menjadi
    pecahan-pecahan (data frame).
 Contoh dari Data Link Layer >>
NIC / LAN Card 
Network components >>

  1. Bridge 
  2. Switch 
  3. ISDN Router
  4.  Intelligent 
  5. HubNIC
  6. Advanced Cable Tester
Protocols >>  

Media Access Control:Communicates with the adapter cardControls the type of media being used:* 802.3 CSMA/CD (Ethernet)* 802.4 Token Bus (ARCnet)* 802.5 Token Ring* 802.12 Demand Priority


LAYER PHYSICAL (layer 1)

layer kesatu atau layer bawah pada model referensi OSI layer. Pada layer ini data diterima dari data link layer berupa Frame yang dan diubah menjadi Bitstream yang akan dikirim ketujuan berupa sinyal melalui media komunikasi. Pada penerima, layer ini akan mengubah sinyal dari pengirim menjadi Bite dan sebelum dikirim ke data link layer Bite diubah menjadi Byte.

[physical.bmp]
Fungsi Layer physical >>


– Memindahkan bit antar devices
– Spesifikasinya berupa voltase, wire, speed,
pin pada kabel
Contoh Layer Physical >>
- EIA/TIA-232
V.35

Contoh dari physical layer >> 
- HUB 














Network components >>

  1. Repeater 
  2. Multiplexer 
  3. Hubs(Passive and Active) 
  4. TDR 
  5. Oscilloscope 
  6. Amplifier
Protocols >> 
  1. IEEE 802 (Ethernet standard)
  2. IEEE 802.2 (Ethernet standard)
  3. ISO 2110
  4. ISDN
Fungsi Physical Layer adalah Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.    

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

visitor

Flag Counter

like

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Ayo berkarya...!!! -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -