Tampilkan postingan dengan label Timnas Indonesia. Tampilkan semua postingan
Indonesia vs Filipina, Saling Sikut Menuju Semifinal
Senin, 24 November 2014
Posted by Bryan Nuril Inzaghi
Tag :
Timnas Indonesia
Sebagai pemimpin klasemen sementara grup A dengan 3 poin, Filipina punya beban lebih ringan. Sebaliknya, Indonesia harus meraih angka maksimal setelah hanya bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah Vietnam di laga perdana.
Pelatih Filipina Thomas Dennis Dooley tidak ingin anak asuhnya terbuai kondisi tersebut. Dalam konferensi pers kemarin (24/11), dia mengeluarkan jurus kidologi. Mantan pemain timnas Amerika Serikat itu justru menyebut Indonesia-lah yang lebih favorit memenangi pertandingan.
Bisa jadi itu adalah strategi yang dia rancang untuk melemparkan beban kepada para pemain Indonesia dan menghindarkan Filipina dari tekanan untuk menang.
"Kami menyadari, besok (hari ini, Red) adalah pertandingan yang sangat sulit bagi Filipina. Kami akan melawan tim terbaik dan sangat kuat di kejuaraan ini, yakni Indonesia," tutur Dooley.
"Mereka lebih favorit, tapi kami juga membutuhkan kemenangan. Jadi, kami akan mengeluarkan semua kemampuan kami untuk mendapatkan kemenangan," tambahnya.
Seperti mengetahui siasat yang dipasang Dooley, pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl pun balas memuji.
"Kami menyadari, besok (hari ini, Red) adalah pertandingan yang sangat sulit bagi Filipina. Kami akan melawan tim terbaik dan sangat kuat di kejuaraan ini, yakni Indonesia," tutur Dooley.
"Mereka lebih favorit, tapi kami juga membutuhkan kemenangan. Jadi, kami akan mengeluarkan semua kemampuan kami untuk mendapatkan kemenangan," tambahnya.
Seperti mengetahui siasat yang dipasang Dooley, pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl pun balas memuji.
Di kalimat pertamanya, pria asal Austria itu langsung mengatakan bahwa Dooley adalah pelatih yang sangat pandai. Sebab, dia sudah langsung membuat Indonesia terbebani dengan pernyataan pertamanya tersebut.
"Mr Dooley sangat smart. Entah karena apa tiba-tiba saja dia langsung memberi kami label favorit," ucapnya.
"Mr Dooley sangat smart. Entah karena apa tiba-tiba saja dia langsung memberi kami label favorit," ucapnya.
"Tentu saja saya tidak setuju dengan pernyataan itu. Saya melihat kedua tim memiliki kesempatan fifty-fifty untuk memenangi pertandingan ini," katanya.
Riedl mengungkapkan, semua anak asuhnya sudah siap menghadapi pertandingan hari ini. Jika mau lolos ke semifinal, skuad Garuda wajib mengalahkan Filipina. Setelah itu, laga pemungkas melawan Laos (28/11) bakal menjadi penentu.
Sementara itu, kapten timnas Indonesia Firman Utina yang juga hadir di konferensi pers tersebut menyatakan hal serupa.
Riedl mengungkapkan, semua anak asuhnya sudah siap menghadapi pertandingan hari ini. Jika mau lolos ke semifinal, skuad Garuda wajib mengalahkan Filipina. Setelah itu, laga pemungkas melawan Laos (28/11) bakal menjadi penentu.
Sementara itu, kapten timnas Indonesia Firman Utina yang juga hadir di konferensi pers tersebut menyatakan hal serupa.
Menurut dia, semua pemain sudah tahu apa yang harus mereka lakukan di laga kontra Filipina. Meski begitu, dia juga mengakui bahwa Filipina adalah tim yang akan sulit untuk ditaklukkan.
Kekuatan Filipina sekarang jauh lebih kuat daripada saat pertemuan terakhir dengan Indonesia di semifinal Piala AFF 2010. Saat itu Indonesia berhasil menang 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
"Kekuatan mereka jauh lebih kuat sekarang. Jadi, kemenangan kami pada 2010 lalu bukanlah ukuran yang tepat. Semua sudah berubah. Kami harus lebih bekerja keras. Kami akan mengalahkan mereka dengan kekompakan," tegas pemain yang punya catatan 63 caps itu.
Kekuatan Filipina sekarang jauh lebih kuat daripada saat pertemuan terakhir dengan Indonesia di semifinal Piala AFF 2010. Saat itu Indonesia berhasil menang 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
"Kekuatan mereka jauh lebih kuat sekarang. Jadi, kemenangan kami pada 2010 lalu bukanlah ukuran yang tepat. Semua sudah berubah. Kami harus lebih bekerja keras. Kami akan mengalahkan mereka dengan kekompakan," tegas pemain yang punya catatan 63 caps itu.
Bawa Evan Dimas ke Piala AFF 2014, ini kata Riedl
Selasa, 18 November 2014
Posted by Bryan Nuril Inzaghi
Tag :
Timnas Indonesia
Pelatih tim nasional Indonesia senior, Alfred Riedl, sudah mencoret Ahmad Bustomi dan Bayu Gatra. Alhasil, keduanya dipastikan absen di Piala AFF 2014, Hanoi, Vietnam, 22 November hingga 20 Desember.
Uniknya, Riedl justru mempertahankan atau memberikan kesempatan pada mantan pemain Timnas Indonesia U-19, Evan Dimas. Riedl mengaku, jika Evan memiliki performa bagus selama menjalani training centre dan dua laga uji coba yang dilakoni Timnas Indonesia senior.
Evan tampil apik kala Indonesia menjamu Timor Leste dan Suriah, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, belum lama ini.
"Sederhana saja, Evan itu pemain yang bagus. Selain itu, dia juga pemain bertalenta. Saya percaya dia akan terus berkembang," terang Alfred Riedl.
Dilanjutkan sosok asal Austria tersebut, jika Evan Dimas bisa menjadi alternatif untuk mengisi tempat yang biasa Firman Utina berada. Selain itu, juga bisa menjadi pendukung striker, yang akan diplot sendiri di lini depan.
Tak Tahu Piala AFF, Pelatih Suriah Yakin Indonesia Bisa Melangkah Jauh
Sabtu, 15 November 2014
Posted by Bryan Nuril Inzaghi
Tag :
Timnas Indonesia
Pelatih tim nasional Suriah, Muhannad Al Fakeer, mengaku tak tahu menahu turnamen Piala AFF yang akan diikuti Indonesia. Namun, ia punya keyakinan bahwa Indonesia bisa melangkah jauh di turnamen dua tahunan itu.
Hal ini disampaikannya setelah anak asuhnya beruji coba melawan Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (15/11). Dalam uji coba itu, tim Qasioun Eagles menang dengan skor 2-0.
Hanya saja, timnas Indonesia disebut perlu mendapat perbaikan lagi walau pemainnya memiliki skill yang baik dan kecepatan.
"Saya tidak bisa bicara karena tidak tahu tim lain di Piala AFF, sehingga tidak tahu bagaimana Indonesia di turnamen itu. Saya pikir Indonesia tim bagus, tapi harus mencetak gol dan lebih cepat. Pertahanan juga harus diperhatikan," jelas Muhannad Al Fakeer.
"Indonesia punya peluang untuk melangkah jauh. Saya tahu beberapa pemain Indonesia cedera sehingga tidak bisa bermain. Jika bisa bermain, Indonesia tentu lebih baik," tambahnya.